Makassar, 17 Juni 2025. Dalam rangka mendukung
peningkatan kompetensi dosen di era digital, laboratorium microteaching
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar melaksanakan kegiatan “Pelatihan
Pembuatan Modul Elektronik Berbantuan AI”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang
Laboratorium Microteaching FEB UNM dan diikuti sebanyak 57 orang dosen dari 8
program studi dalam lingkup FEB UNM.
Kegiatan pelatihan ini bertujuan
untuk membekali dosen dengan kemampuan teknis dalam membuat modul elektronik
yang efektif, menarik dan interaktif menggunakan teknologi AI, sehinga
dosen dapat mengintegrasikannya dalam dalam proses Pembelajaran.
Dekan FEB UNM, Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas inisiatif kepala laboratorium microteaching FEB UNM yang telah memfasilitasi kegiatan pelatihan ini. Semoga kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak luas bagi dunia Pendidikan khususnya dalam menunjang proses pembelajaran di FEB UNM,” tuturnya.
Dalam kesmepatan yang sama, Dr. Hj. Inanna, S.Pd., M.E., selaku kepala Laboratorium Microteaching menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan, terkhusus perbaikan proses pembelajaran dan Mendorong transformasi digital di bidang pendidikan dengan memanfaatkan teknologi AI dalam pembuatan modul elektronik. “Dengan pelatihan ini, kami berharap dosen-dosen FEB dapat lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan, serta mampu menciptakan pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi mahasiswa” ujarnya.

Materi pelatihan mencakup komponen
dan langkah-langkah pengembangan modul elektronik, merancang modul elektronik,
pemanfaatan AI untuk mengembangkan modul elektronik, serta praktek langsung
pembuatan modul elektronik berbantuan AI. Kegiatan ini didampingi oleh
narasumber yang kompeten ibu Sella Mawarni, M.Pd.
Peserta sangat antusias mengikuti
seluruh rangkaian kegiatan, yang ditutup dengan sesi refleksi dan diskusi
tindak lanjut terkait rencana implementasi micromodul dalam pembelajaran di
kelas masing-masing.