Loading...

25 Mei 2026

Dua Tim Mahasiswa FEB UNM Lolos Pendanaan P2MW 2026, Siap Harumkan Nama Kampus di KMI Expo

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM). Dalam ajang bergengsi Pekan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026, dua tim mahasiswa FEB UNM berhasil lolos tahap pendanaan nasional dan siap melaju menuju KMI Expo 2026 yang akan diselenggarakan di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Dari 16 tim yang mendaftar pada seleksi internal UNM, hanya dua tim yang berhasil lolos pendanaan. Kedua tim tersebut adalah tim usaha kuliner BananaGih dan tim jasa kreatif Ranahdesain.

Tim BananaGih diketuai oleh Nurlaily Fitriani bersama anggota timnya yang mengembangkan produk keripik pisang dengan berbagai varian rasa. Produk ini hadir sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan nilai jual pisang tanduk asal Luwu Timur yang kerap mengalami penurunan harga saat panen raya.

Menurut Nurlaily, keikutsertaannya dalam P2MW menjadi pengalaman kedua setelah sebelumnya pernah lolos tahap pendanaan sebagai anggota tim. Tahun ini, dirinya dipercaya menjadi ketua tim dan bertekad membawa BananaGih melaju hingga KMI Expo.

“Alasan kami mengikuti P2MW karena tahun lalu tim kami hanya sampai tahap pendanaan dan belum berhasil lolos ke KMI Expo. Tahun ini kami ingin membawa tim ini lebih jauh,” ujarnya.

BananaGih sendiri masuk dalam kategori makanan dan minuman dengan fokus pemberdayaan petani lokal melalui pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Ke depannya, tim ini menargetkan BananaGih dapat dikenal lebih luas, memperkuat branding produk, memperluas pemasaran digital, serta membuka peluang usaha bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Sementara itu, tim Ranahdesain yang diketuai oleh Adriansyah bersama Nur Maqfiroh Putri Safruddin, Dwi Nabila Azzahra, Kurniawati Malik, dan Resky Suliasti, menghadirkan solusi kreatif di bidang branding dan desain visual untuk UMKM.

Ranahdesain berfokus membantu pelaku UMKM memperkuat identitas bisnis melalui desain visual yang disesuaikan dengan segmentasi pasar dan kebutuhan usaha masing-masing.

“Tahun ini persaingan sangat ketat. Dari 16 tim yang mendaftar di tingkat internal UNM, hanya dua tim yang berhasil lolos ke tahap pendanaan nasional. Alhamdulillah proposal kami dinilai memenuhi standar panduan dan logika bisnis yang kuat,” ungkap Adriansyah.

Kedua tim mengaku proses persiapan dimulai dari penyusunan proposal bisnis yang matang, menyesuaikan seluruh komponen dengan panduan P2MW, hingga menyusun strategi pitching dasar secara sistematis. Pengalaman belajar kewirausahaan selama perkuliahan di FEB UNM menjadi bekal penting dalam penyusunan proposal mereka.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan para dosen pembimbing, di antaranya Ibu Asmayanti dan Bapak Hajar Dewantara, yang turut mendampingi proses penyempurnaan proposal hingga tahap seleksi nasional.

Selama kurang lebih 3–4 bulan ke depan, kedua tim akan menjalani masa pengembangan usaha melalui pendanaan P2MW sebelum nantinya mengikuti KMI Expo 2026 sebagai output utama program tersebut.

Bagi kedua tim, P2MW bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan diri dan pembelajaran nyata dalam dunia entrepreneurship. Mereka menilai mahasiswa FEB sangat penting untuk aktif mengikuti kompetisi karena mampu melatih kreativitas, kemampuan manajerial, kepemimpinan, hingga penerapan teori bisnis secara langsung.

“Jangan takut kalah maupun menang, karena dari kegagalan kita bisa belajar dan berkembang. Yang paling penting adalah terus mencoba dan berani berproses,” pesan Nurlaily kepada mahasiswa FEB lainnya.

Hal senada juga disampaikan Adriansyah yang berharap semakin banyak mahasiswa FEB UNM berani mengambil peluang dan menunjukkan potensi diri melalui kompetisi.

Prestasi dua tim ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB UNM mampu menghadirkan inovasi bisnis kreatif dan solutif yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Penulis: Andi Aisyiah Rahmatillah & Gede Nirawati (SynergyZ)

Mahasiswa