Loading...

19 Feb 2026

Inovasi dan Inspirasi : FEB UNM Resmi Mengumumkan Pemenang Mawapres Program Sarjana dan Diploma 2026

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) Resmi mengumumkan Pemenang Mahasiswa Berprestasi Tingkat fakultas pada rabu, 18 februari 2026. Pada 08-13 Februari lalu FEB UNM kembali menyelenggarakan pemilihan Mahasiswa Berprestasi yang di laksanakan di Ruangan Guru Besar FEB UNM. Pilmapres tahun ini di ikuti oleh 26 mahasiswa berprestasi dari berbagai Program Studi di FEB UNM.

Tahun ini, Pilmapres melahirkan para juara yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kontiribusi nyata memalui gagasan kreatif mereka.

Kategori Program Sarjana :

Juara 1 : Salwa Nabilah Assidiq  (Akuntansi S1)

Juara 2 : Ilham Nur (Kewirausahaan)

Juara 3 : Nasrullah Asri (Akuntansi S1)

 

Kategori Program Diploma :

Nurul Inayah Aulia Anas (Akuntansi D4)

 

Juara 1 Program Sarjana, Salwa Nabilah Assidiq berhasil memukau dewan juri melalui produk inovasinya “Namori Flour”. Produk ini lahir dari kepeduliannya terhadap limbah biji Nangka yang kerap terbuang, kemudian ia mengolah biji Nangka ini menjadi tepung alternatif bergizi  dengan paduan daun kelor. “saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa bisa menciptakan Solusi dari hal hal sederhana di sekitar kita,” ungkapnya.

Perjalanan menuju podium juara bukanlah hal yang mudah. Salwa menceritakan bahwa motivasinya muncul setelah sempat gagal mengikuti seleksi Duta Kampus karena kendala tinggi badan. Namun, ia bangkit dan melihat Pilmapres sebagai ruang untuk tumbuh dan memberi dampak yang lebih luas bagi Fakultas. Ia juga menitipkan pesan menyentuh bagi teman-teman mahasiswa yang sering merasa tertinggal atau Lelah.

“mungkin saya ingin mengingatkan bahwa tidak apa-apa kalau merasa lelah atau berjalan lebih pelan. Saya teringat lirik lagu 33x dari Perunggu yang bilang, “melamban bukanlah hal yang tabu, kadang itu yang kau butuh, bersandar hibahkan bebanmu.” Menurut saya itu sangat relevan dengan kehidupan kita sebagai mahasiswa. Kita sering merasa harus cepat, harus unggul, harus selalu produktif. Padahal kadang yang kita butuhkan justru berhenti sejenak, menenangkan diri, dan tidak memaksakan semuanya sekaligus.” Ujarnya dengan mengutip lirik lagu dari grup musik Perunggu.


Penulis : Gede Nirawati (SynergyZ)

News